Pesta Pernikahan ala New Normal? Simak tips berikut didukung oleh Pinjaman digibank KTA

  • Whatsapp
Pesta Pernikahan ala New Normal Simak tips berikut didukung oleh Pinjaman digibank KTA

Menikah di masa pandemi memiliki keunikan dan tantangan tersendiri. Memasuki kebiasaan baru dengan menerapkan ketentuan physical distancing, tentunya akan mempengaruhi cara kita bersosialisasi, termasuk dalam mengadakan perayaan pernikahan. Sesuai ketentuan yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama, prosesi akad nikah yang dilaksanakan di KUA atau di rumah dapat dihadiri oleh maksimal 10 orang saja, dan jika dilaksanakan di gedung pertemuan atau tempat ibadah sebaiknya tidak dihadiri oleh lebih dari 30 orang. Jadi sudah tentu kamu bisa menghemat biaya perayaan besar. Namun bagaimana caranya agar pernikahan ‘kecil’ ini tetap berkesan? Berikut beberapa tips merayakan pernikahan dalam keterbatasan kebiasaan baru:

Fokus pada keintiman dan keharmonisan antar keluarga

Read More

Berbeda dengan sebelum pandemi, dimana kamu masih bisa mengundang kehadiran teman dan kerabat yang ‘jauh’ sekalipun demi menjalin hubungan bisnis. Ada sisi positif dari kebiasaan baru yang juga kamu perlu pertimbangkan, yaitu mempererat hubungan antar anggota keluarga besan, dan lebih menghargai kehadiran mereka sebagai saksi awal pernikahanmu. Tentukan para tamu undangan yang akan hadir dengan lebih yakin, bertanya kembali ke diri sendiri mengapa kamu ingin mengundang mereka. Itu akan membuatmu lebih menghargai kehadiran mereka dalam pesta pernikahanmu.

Maksimalkan jasa wedding organizer untuk membantumu mengatur para tamu keluarga tetap patuh pada protokol kesehatan dalam setiap sesi

Selain untuk memastikan semua hal tepat waktu, tugas dari wedding organizer adalah memastikan tamu undangan tidak melampaui batas yang telah ditentukan sesuai protokol kesehatan dari pemerintah. Mulai dari tata ruang, jarak pada jalur antrian, penyediaan makanan, hingga pengecekan temperatur badan, dan penyediaan peralatan higienis seperti masker dan hand sanitizer.

Pertimbangkan pesta duduk dan kurangi metode self-service / prasmanan

Dengan pembatasan jumlah orang, tentunya kamu bisa mengadakan meja dan kursi makan yang sesuai dengan etika sosialisasi dalam kebiasaan baru. Menjaga jarak fisik akan lebih mudah diatur ketika tamu duduk secara teratur. Selain itu, pesta duduk juga terbilang efektif untuk mengurangi jumlah orang mengantri dalam pendistribusian makanan dan berfoto keluarga. Kurangi kontak pada barang-barang yang disentuh secara bergantian yang biasanya ditemukan pada layanan self-service atau prasmanan.

Sediakan tempat bermain anak-anak yang cukup agar membuat mereka betah dan tidak berlarian menghampiri keramaian orang.

Anak-anak belum cukup mengerti betapa seriusnya menjaga jarak fisik dalam kebiasaan baru. Jadi alangkah baiknya jika kamu menyediakan sarana (baik jumlah petugas dan jenis permainan yang dilakukan) yang sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Berikan jarak waktu yang cukup antar jadwal acara

Tradisi pernikahan biasanya memiliki banyak tahap, mulai dari lamaran, seserahan, tunangan hingga pesta perayaan. Jika dilakukan dalam waktu yang berdekatan pastinya akan gampang membuatmu dan keluarga letih dan akhirnya mudah terserang penyakit. Hindari pelaksanaan tradisi pernikahan yang terlalu bertele-tele, ambil prinsip kepercayaan di balik tradisi tersebut dan pikirkanlah cara alternatif untuk melaksanakannya tanpa membuat kondisi fisikmu turun selama prosesi.

Alokasikan dana tabunganmu untuk pilihan yang lebih berkualitas

Dari penghematan yang luar biasa pada catering dan dekorasi misalnya, bisa kamu alokasikan kembali menjadi venue atau pilihan menu hidangan yang terlihat lebih berkelas dan istimewa karena jumlah tamu yang jauh lebih sedikit dan ter-manage dengan baik. Dengan demikian kamu dan pasangan pun akan merasa bahwa momen pernikahan ini pun tak kalah istimewa dibandingkan dengan sebelum pandemi dan akhirnya dapat kamu lewati dengan lebih khusu.

Tak sedikit pasangan yang mengidamkan pesta pernikahan romantis tapi terkendala budget selama pandemi. Jadi buatlah budget terlebih dahulu sebelum kamu menyetujui vendor apapun dan usahakanlah untuk selalu berkomitmen menjaga pengeluaranmu sesuai jumlah yang kamu tentukan bersama.

Phsyical distancing juga dapat berarti kamu harus menyewa ruangan yang cukup luas untuk ruang gerak yang cukup. Bayangkan saja, jarak antar tamu harus minimum 1,5 meter di setiap prosesi acara. Jadi pikirkan secara matang mengenai venue yang akan kamu pilih untuk memastikan kamu tidak melanggar protokol kesehatan.

Sebagai acuan, berikut ini beberapa venue untuk 30 orang yang bisa menjadi pilihanmu di kondisi pandemi:

  • Hutan Kota by Plataran – mulai dari Rp 60,5 jutaan
  • DoubleTree by Hilton Jakarta – mulai dari Rp 19 jutaan
  • Ayana Midplaza, Jakarta – mulai dari Rp 50,8 jutaan
  • Hotel Indonesia Kempinski Jakarta – mulai dari Rp 44 jutaan
  • Ayana Resort and Spa, Bali – mulai dari Rp 49 jutaan (belum termasuk harga tiket)

Periksa kembali budgetmu setiap saat, dan jika terjadi defisit anggaran bicarakan dahulu dengan pasanganmu.

Kamu juga bisa pertimbangkan untuk mengajukan pinjaman untuk menjembatani keuanganmu agar pesta pernikahanmu dapat terlaksana dengan lebih baik. Contohnya saja digibank KTA. Persetujuannya cukup singkat hanya perlu 60 detik, dan kamu bisa menentukan sendiri jumlah pinjaman yang ingin kamu ambil. Ikuti langkah berikutnya untuk pembukaan rekening pencairan dan proses pencairan secara langsung dilakukan melalui rekening digibank by DBS.

Pinjaman Online dari digibank by DBS

Proses pinjaman yang mudah dan cepat dapat mewujudkan pernikahan impian kamu tahun ini, dan juga tanpa berkas-berkas ribet yang biasa orang takutkan. digibank KTA dapat membantumu menjadi lebih enteng dalam menjalani persiapan pernikahan. Apalagi untuk persyaratan pengajuannya hanya membutuhkan e-KTP dan NPWP.

Selain itu, proses approval hanya dalam hitungan 60 detik dan dana langsung mengalir ke akun rekening digibank by DBS-mu hingga Rp 80 juta. Bunga yang cukup kompetitif mulai dari 0.95% memungkinkan kamu untuk menyicil mulai dari Rp 500 ribu per bulan.

Cara mengajukan pinjaman dari digibank KTA untuk kamu yang belum manjadi nasabah digibank cukup mudah. Mulai dengan apply di go.dbs.com/kta dan tunggu hingga 60 detik untuk mendapatkan persetujuan. Kemudian kamu akan diminta untuk unduh Aplikasi digibank by DBS dan melakukan verifikasi biometrik dengan agen digibank. Dan, voila! Pinjaman-mu akan cair di rekening digibank hingga 80 juta!

Jika kamu sudah menjadi nasabah digibank, kamu hanya perlu klik Personal Loan di menu utama Aplikasi digibank by DBS. Kemudian kamu bisa melengkapi data diri dan tunggu konfirmasi persetujan hanya dalam waktu 60 detik. Pilih limit pinjaman dan tenor yang kamu inginkan dan dana langsung cair secara real-time hingga Rp 80 juta tanpa menunggu lama.

Mudah kan? Yuk, langsung saja apply digibank KTA!

Related posts