Membayangkan Formasi Timnas Indonesia 10 Tahun Mendatang

  • Whatsapp
Membayangkan Formasi Timnas Indonesia 10 Tahun Mendatang

Dengan jumlah populasi yang cukup besar, Timnas Indonesia seharusnya tak perlu khawatir kekurangan talenta-talenta baru di dunia sepak bola. Misalnya saja, pada sepuluh tahun mendatang, Timnas Indonesia tak akan diisi oleh, taruhlah Andik Vermansah, Andritany Ardhyasa, apalagi Riko Simanjuntak.

Mereka akan melepas jersey Timnas Indonesia dan memberikannya untuk pemain yang lain. Lalu siapa saja pesepak bola Timnas Indonesia 10 tahun mendatang? Situs berita terhangat, Bola Nusantara memberikannya berita Timnas Indonesia untuk kalian

Sebagai gambaran, kami hanya akan memilih pemain dengan usia maksimal 33 tahun pada sepuluh tahun mendatang.

Penjaga Gawang

Ernando Ari

Penjaga gawang muda milik Persebaya Surabaya ini berusia 18 tahun pada tahun ini. Lahir pada Februari 2002 di Semarang, Ernando juga merupakan penjaga gawang utama Timnas Indonesia U-19 didikan Fakhri Husaini.

Ernando sepuluh tahun lagi berusia 28 tahun. Usia tersebut diyakini sebagai golden age dari para pesepak bola. Jika meniti langkah dan jalan yang tepat, Ernando akan melebihi pendahulunya, Andritany.

Pemain Belakang

Asnawi Mangkualam Bahar, Rachmat Irianto, Marcell Januar Putra, Salman Alfarid

Dari keempat nama ini, hanya Asnawi Mangkualam dan Rachmat Irianto yang telah bermain di Liga 1 2020. Asnawi bermain untuk PSM Makassar dan Rian untuk Persebaya Surabaya. Sementara dua nama lain masih membela klub junior.

Marcell Januar Putra adalah pemain asal Gresik yang menjadi kapten Timnas U-15 dalam gelaran Piala AFF U-15 2019. Ia dikontrak oleh Bali United dalam kompetisi Elite Pro Academy U-16. Saat ini, ia berusia 16 tahun dan sepuluh tahun kemudian, Marcell akan menjelma menjadi salah satu bek terbaik di Indonesia.

Sementara Salman Alfarid adalah bagian dari Garuda Select dan juga Timnas Indonesia U-19 di Kualifikasi Piala AFC U-20 2020. Saat ini, Salman telah dikontrak oleh Persija Jakarta untuk menjadi pewaris takhta Rezaldi Hehanusa.

Pemain Tengah

David Maulana, Syahrian Abimanyu, Egy Maulana Vikri

Saya sengaja memasukkan nama Egy Maulana Vikri di posisi ini. Egy akan diplot mengisi pemain nomor 10 dan bertugas memberikan servis untuk penyerang. Alasan lain adalah Timnas Indonesia memiliki banyak pemain di posisi penyerang sayap, tapi tak banyak yang mampu bermain sama baiknya saat bermain di posisi gelandang tengah seperti Egy.

David Maulana adalah kapten Timnas Indonesia U-19. Pujian bertubi-tubi datang untuk pemain yang juga menjabat sebagai kapten Garuda Select tersebut. Visi bermain pemain berusia 18 tahun itu diperlukan oleh Timnas Indonesia.

Untuk Syahrian Abimanyu, hmm, dia mengisi satu tempat di lini tengah Madura United. Fakta itu sudah cukup menggambarkan kemampuan anak dari Asisten Pelatih MU, Rasiman.

Pemain Depan

Witan Sulaeman, Bagus Kahfi, Osvaldo Haay

Untuk pemain depan, mereka memiliki kemungkinan besar untuk mengisi tiga pemain depan. Witan Sulaeman adalah salah satu nama yang berada dalam bayang-bayang Egy. Melihat Witan bermain, saya seakan sedang menyaksikan Tsubasa.

Lalu, ada nama Osvaldo Haay. Pemain milik Persija Jakarta ini memiliki naluri mencetak gol yang luar biasa. Ia bisa dipasang sebagai penyerang tengah atau penyerang sayap. Bersama dengan Witan, Osvaldo mengapir Bagus Kahfi.

Bagus Kahfi adalah bibit pesepak bola jempolan milik Indonesia. Dibekali dengan kecepatan dan kemampuan di atas rata-rata, Bagus sempat dilirik klub-klub Inggris saat berlatih di Inggris.

Hosting Unlimited Indonesia

Related posts